Cara Merawat Kaos

cara merawat kaos

Cara Merawat Kaos Setelah Disablon

Bagi Anda produsen konveksi khususnya yang sering memproduksi kaos dengan motif sablonan. Apakah selama ini perawatan yang sudah dilakukan terbilang tepat. Dalam arti, setelah selesai disablon, apakah kaos sablon tersebut dirawat dengan tepat. Guna menjaga kualitas dari hasil sablonan pada kaos tetap terjaga. Sebagai referensi, tentu tidak ada salahnya Anda mengetahui dan menyimak kembali tips dari Cara Merawat Kaos sablon berikut ini.

Batas Waktu Merendam Kaos Sablon Yang Masih Baru

Kaos sablon yang masih baru hendaknya saat direndam pastikan tidak lebih dari setengah jam. Pemakaian sabun cuci pakaian seperti deterjen akan membuat kualitas dari sablon yang menempel pada kaos tidak baik lagi. Mudahnya sablonan terlepas dapat diakrenakan terlalu lama waktu merendamnya. Untuk menjaga kualitas kaos setelah disablon tetap baik, maka perhatikan batas waktu perendaman yang dianjurkan. Ingat, tidak perlu menggunakan pewangi pakaian karena juga akan merusak kualitas dari sablonan itu sendiri.

Membedakan Warna Dan Bahan Kaos Sablon Saat Pencucian

Perhatikan dengan baik saat hendak mencuci kaos sablon. Sebagai produsen konveksi kaos sablon, tentu ada berbagai macam warna dasar dari kaos yang digunakan untuk penyablonan. Ada merah, biru, putih, hitam, abu-abu, hijau, dan lainnya. Ketika mencuci kaos sablon, maka semua warna bahan dasar kaos tidak dibenarkan Anda cuci jadi satu. Sebagai contoh, Anda mencuci kaos sablon warna hijau, biru, putih, dan merah jadi satu. Itu adalah Cara Merawat Kaos sablon yang salah. Cara yang benar adalah untuk kaos sablon warna hijau Anda sendirikan, begitu juga dengan warna kaos sablon yang lain. Mengapa harus dibedakan antara kaos sablon warna yang satu dengan yang lain karena selain merawat juga menjaga kualitas dari warna bahan kaos sablon itu sendiri. Jika Anda mencuci warna putih dengan hitam bersamaan, maka akan berisiko merusak kualitas dari warna putih.

Tidak Perlu Menyikat Ketika Mencuci

Masih dalam pembahasan terkait mencuci kaos sablon. Pastikan Anda tidak pernah menyikatnya. Apalagi menyikat bagian yang disablon. Dengan menyikat, maka akan membuat sablonan menjadi rusak. Termasuk merusak bagian serat kaos dan menyebabkan kaos menjadi kasar. Jika itu terjadi, otomatis kualitas dari kaos sablon Anda akan menurun di pasaran. Cukup diperas dengan taangan tidak perlu disikat. Dengan memeras jauh lebih baik ketimbang Anda menyikat kaos sablon.

Menjemur Dengan Posisi Kaos Sablon Harus Terbalik

Setelah Anda selesai mencuci kaos sablon yang setelah disablon, maka jemurlah dengan posisi kaos yang terdapat sablonan di bagian dalam. Maksudnya adalah Anda menjemurnya dalam keadaa harus terbalik. Sebab panas matahari dapat mempercepat kerusakan dari sablonan pada kaos tersebut. Dan jika Anda hendak menjemur dengan hanger, maka usahakan bagian leher kaos tidak menjadi melar karena hanger. Anda dapat memasukkan kepala hanger dari bagian bawah kaos baru ke atas. Itu akan membuat leher kaos saat dijemur tidak mengalami melar.

Menyetrika Di Luar Bagian Sablonan

Setelah jemuran dari kaos sablon kering, baru dapat disetrika. Pastikan Anda tidak langsung menyetrika bagian sablonan. Hindari bagian tersebut karena akan merusak motif sablon di kaos. Atur suhu setrika sesuai bahan kaos tersebut. Jangan menggunakan suhu setrika terlalu tinggi untuk menyetrika kaos sablon.

Tips di atas adalah Cara Merawat Kaos setelah melalui proses penyablonan. Karena kaos yang sudah disablon memang lebih baik untuk segera dicuci, disetrika, dan disimpan dengan rapi. Agar kualitas dari kaos dan sablonan tetap terjaga.

Demikian tutorial cara merawat kaos yang baik dan benar agar supaya kaos anda awet dan tahan lama.

MAU KAOS GRATIS ?? IKUTI TERUS DI SOSIAL MEDIA KAMI

LIKE FANPAGE

THANK YOU

KLIK DISINI

ADD ACCOUNT

THANK YOU

KLIK DISINI

FOLLOW IG

THANK YOU

KLIK DISINI